Kenali Dusun Kita: Pemasangan Plang Batas Dusun sebagai Inovasi Penataan Identitas Wilayah di Desa Parambambe
Keywords:
kuliah kerja nyata, pengabdian masyarakat, batas dusun, identitas wilayah, desa parambambeAbstract
Desa Parambambe, Kecamatan Galesong, memiliki lima dusun dengan penanda batas wilayah yang sebagian telah rusak, roboh, atau tidak terbaca sehingga menyulitkan masyarakat dan pendatang mengenali batas antarwilayah. Kegiatan pengabdian “Kenali Dusun Kita” dilaksanakan untuk memperjelas identitas wilayah melalui pembaruan penanda batas dusun. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan pemerintah desa dan kepala dusun dalam observasi kondisi penanda, koordinasi, penentuan titik pemasangan, perancangan dan pembuatan, hingga pemasangan plang. Penanda dibuat dari baja ringan berbentuk kanal C dengan tinggi 170 cm dan memuat nama dusun. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 11 plang berhasil dipasang pada titik yang telah ditentukan di lima dusun Desa Parambambe. Secara fisik, penanda baru memiliki bentuk dan tulisan yang lebih jelas dibandingkan penanda sebelumnya sehingga informasi nama dusun lebih mudah dikenali pada lokasi pemasangan. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan kondisi plang dan komunikasi dengan pemerintah desa serta masyarakat, dengan fokus pada ketepatan lokasi, keterbacaan tulisan, kondisi fisik, dan kesesuaian informasi. Evaluasi jangka panjang terhadap ketahanan plang belum dapat dilakukan karena keterbatasan durasi kegiatan KKN. Kegiatan ini memberikan solusi langsung terhadap permasalahan keterbatasan informasi batas wilayah sekaligus memperkuat keterlibatan pemerintah setempat dalam penataan identitas wilayah.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

