Branding dan Digitalisasi UMKM melalui Spanduk, QRIS, dan Google Maps untuk Penguatan Ekonomi Masyarakat Desa Galesong Timur
Keywords:
branding UMKM, QRIS, Google Maps, digitalisasi UMKMAbstract
Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Galesong Timur menghadapi keterbatasan dalam identitas usaha, pembayaran digital, dan keberadaan lokasi usaha pada platform daring. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat identitas dan aksesibilitas UMKM melalui pembuatan spanduk, pendampingan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), serta pendaftaran lokasi usaha pada Google Maps. Kegiatan dilaksanakan oleh Kelompok/Posko 7 KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 79 melalui observasi, wawancara, perancangan media promosi, pendampingan, praktik langsung, dan evaluasi deskriptif kualitatif. Luaran kegiatan meliputi spanduk berukuran 200 cm × 100 cm yang memuat identitas dan informasi usaha, pendampingan aktivasi serta penggunaan QRIS, dan pendaftaran lokasi usaha pada Google Maps. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa UMKM yang didampingi memperoleh media promosi baru, dapat memanfaatkan pembayaran non-tunai melalui QRIS, dan memiliki lokasi usaha yang dapat ditemukan melalui Google Maps. Pelaku usaha juga memperoleh pengetahuan dan keterampilan dasar untuk menggunakan teknologi digital dalam mendukung kegiatan usaha. Meskipun demikian, keterbatasan literasi digital, perangkat, jaringan internet, dan kebiasaan menggunakan pembayaran tunai masih menjadi kendala. Dengan demikian, pendampingan branding dan digitalisasi dapat menjadi langkah awal penguatan visibilitas dan aksesibilitas UMKM, tetapi keberlanjutan program memerlukan pendampingan berkala agar pemanfaatan teknologi dapat dilakukan secara mandiri.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

