Digitalisasi Pembayaran UMKM melalui Implementasi QRIS sebagai Upaya Meningkatkan Efisiensi dan Inklusi Keuangan di Desa Mappakalompo
Keywords:
digitalisasi pembayaran, qris, umkm, inklusi keuangan, efisiensi transaksiAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Mappakalompo beradaptasi dengan pembayaran nontunai melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Permasalahan yang ditemukan melalui observasi dan wawancara awal meliputi rendahnya literasi digital, penggunaan pembayaran tunai yang masih dominan, serta kesulitan memantau notifikasi transaksi secara visual ketika kondisi tempat usaha ramai. Solusi yang diterapkan berupa seminar digitalisasi bersama praktisi PT Bank Syariah Indonesia (BSI), pendampingan pembukaan rekening secara daring melalui telepon seluler, serta demonstrasi QRIS Soundbox berbasis notifikasi suara. Evaluasi dilaksanakan secara deskriptif kualitatif dengan indikator kehadiran dan keaktifan, pemahaman materi, ketertarikan mengadopsi QRIS Soundbox, dan kemampuan praktik pembukaan rekening. Hasil evaluasi yang dilaporkan menunjukkan capaian berturut-turut sebesar 92,50%, 85,20%, 88,40%, dan 78,60%, dengan kategori tinggi hingga sangat tinggi. Beberapa pelaku UMKM juga menyatakan ketertarikan untuk mengadopsi QRIS dalam aktivitas usaha. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi yang dipadukan dengan demonstrasi teknologi dapat menjadi pendekatan yang relevan untuk memperkuat kesiapan UMKM perdesaan dalam menggunakan pembayaran digital.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

