Implementasi Festival Anak Sholeh dalam Mengembangkan Potensi Keagamaan Anak di Desa Bontomarannu Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar
Keywords:
festival anak sholeh, potensi keagamaan, kegiatan keagamaan, anak, pengabdian kepada masyarakatAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi awal mahasiswa KKN Angkatan 79 Posko 11 UIN Alauddin Makassar yang menunjukkan bahwa semangat sebagian anak di Desa Bontomarannu, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar dalam mengikuti kegiatan mengaji masih perlu ditingkatkan. Kemampuan membaca Al-Qur’an dan menghafal surah-surah pendek pada sebagian anak juga masih perlu dikembangkan. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan potensi keagamaan anak, meningkatkan motivasi mempelajari Al-Qur’an dan surah pendek, serta menumbuhkan keberanian berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan. Kegiatan dilaksanakan pada 12–13 September 2026 melalui Festival Anak Sholeh yang mencakup lomba azan, tilawah, dan hafalan surah pendek dengan 46 peserta. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta terlibat aktif, memperoleh pengalaman berlatih dan tampil di depan juri, serta memiliki ruang untuk mempraktikkan kemampuan azan, membaca Al-Qur’an, dan hafalan surah pendek. Kegiatan juga memberikan pengalaman edukatif dan motivasional dalam mengembangkan keberanian, minat, dan potensi keagamaan anak. Namun, peningkatan kemampuan secara kuantitatif belum dapat disimpulkan karena tidak dilakukan pengukuran sebelum dan sesudah kegiatan. Festival Anak Sholeh dapat dikembangkan sebagai kegiatan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan melalui keterlibatan pemerintah desa, pengurus masjid, guru mengaji, orang tua, dan masyarakat.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

