Penguatan Nilai Keislaman melalui Maulid Akbar dan Festival Anak Soleh sebagai Inovasi Pengabdian di Desa Swatani
Keywords:
modal sosial, Maulid Akbar, kohesi sosial, Festival Anak Soleh, pengabdian masyarakatAbstract
Desa Swatani, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, memiliki modal sosial yang relatif kuat pada tingkat dusun, namun interaksi dan kohesi sosial antardusun masih terbatas karena belum banyak agenda bersama berskala desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat interaksi dan kohesi sosial lintas dusun melalui Maulid Akbar yang diintegrasikan dengan Festival Anak Soleh dan Lomba Hias Bakul Tradisional antar-Dusun. Pelaksanaan kegiatan meliputi koordinasi dengan pemerintah desa, Tim Penggerak PKK, dan guru TPA; pendampingan pengajaran di enam TPA selama dua pekan; Festival Anak Soleh pada 5 September 2026; serta Maulid Akbar dan Lomba Hias Bakul Tradisional pada 12 September 2026. Peserta Festival Anak Soleh berjumlah 48 anak dari enam TPA yang mengikuti empat cabang lomba. Data kegiatan diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif deskriptif. Pelaksanaan kegiatan melibatkan masyarakat dari lima dusun dan mendapat dukungan pemerintah desa, PKK, guru TPA, serta kehadiran Wakil Bupati Bulukumba pada Maulid Akbar. Hasil pelaksanaan dilaporkan dalam tiga bentuk capaian, yaitu tumbuhnya pengalaman kerja sama lintas dusun, terbentuknya jejaring sosial baru melalui kolaborasi kegiatan, dan penguatan gotong royong berbasis nilai keislaman. Keberlanjutan program diarahkan melalui pelembagaan kegiatan sebagai agenda tahunan desa dan penguatan kader lokal.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

