Pendampingan Digitalisasi Sistem Pembayaran Menggunakan QRIS bagi Pelaku UMKM di Desa Lembang Lohe, Kabupaten Sinjai

Authors

  • Muhammad Qalby Ramadhan Rivai
  • Andini
  • Andi Uswatun Hasanah
  • Mawar
  • Adrian
  • Siti Fatimah
  • Annisa Nur Fadillah
  • Nur Adha Ariska
  • Rismawati Nur
  • Magefirah
  • Ahmad Ali
  • Asri

Keywords:

QRIS, UMKM, pembayaran digital, literasi digital, pendampingan

Abstract

Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah perdesaan masih menghadapi tantangan dalam memanfaatkan sistem pembayaran digital, termasuk Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Observasi awal pada UMKM di Desa Lembang Lohe, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, menunjukkan bahwa sebagian besar mitra masih mengandalkan transaksi tunai dan belum memahami penggunaan dompet digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi pelaku UMKM mengenal, membuat, dan menggunakan QRIS melalui aplikasi DANA Bisnis. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 79 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar bersama Dosen Pembimbing Lapangan pada 25 Agustus–9 September 2026. Metode yang digunakan berupa pendampingan langsung dari rumah ke rumah melalui enam tahapan, yaitu survei, sosialisasi, pendaftaran akun DANA Bisnis dan aktivasi QRIS, pelatihan penggunaan, pendampingan pembuatan kode, serta penyerahan cetakan QRIS. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa sepuluh UMKM berhasil didampingi hingga memperoleh cetakan kode QRIS dan menyatakan kesediaan menggunakannya sebagai salah satu metode pembayaran. Pendampingan personal membantu tim menyesuaikan penjelasan dengan tingkat pemahaman mitra, termasuk pengenalan dasar dompet digital dan pemeriksaan notifikasi transaksi. Namun, kegiatan ini belum disertai pengukuran kuantitatif sebelum dan sesudah program sehingga besaran perubahan literasi digital maupun intensitas penggunaan QRIS belum dapat ditentukan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan praktis dapat menjadi langkah awal untuk memperkenalkan pembayaran digital kepada UMKM perdesaan, dengan kebutuhan tindak lanjut agar penggunaan QRIS berlangsung secara berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-10-15

Most read articles by the same author(s)