Implementasi Festival Anak Sholeh dalam Penguatan Literasi Al-Qur’an Anak di Desa Bontotiro
Keywords:
Festival anak sholeh, literasi al-qur’an, kertas kontrol hafalan, pembinaan anak, pengabdian masyarakatAbstract
Penguatan literasi Al-Qur’an pada anak usia sekolah dasar di Desa Bontotiro menghadapi keterbatasan sarana pembinaan nonformal. Di Dusun Sampeang, Dusun Bontosunggu, dan Dusun Bontosunggu Utara belum tersedia Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), sementara hasil observasi awal menunjukkan kemampuan bacaan dan hafalan anak masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan pembinaan literasi Al-Qur’an melalui kertas kontrol hafalan yang difinalkan dalam Festival Anak Sholeh, serta mengidentifikasi capaian, faktor pendukung, dan kendalanya. Kegiatan dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui pemanfaatan masjid, tokoh agama, orang tua, dan partisipasi anak. Materi pembinaan meliputi hafalan surah pendek, bacaan salat, doa harian, dan adzan. Perkembangan anak dipantau melalui kertas kontrol hafalan, observasi, dan dokumentasi, kemudian difinalkan melalui Festival Anak Sholeh sebagai evaluasi akhir. Hasil kegiatan menunjukkan perkembangan kemampuan anak pada aspek hafalan surah pendek, bacaan salat, doa harian, dan adzan, disertai tumbuhnya keberanian tampil serta keterlibatan orang tua dalam pendampingan belajar di rumah. Kegiatan menunjukkan bahwa kertas kontrol hafalan dapat menjadi media pemantauan sederhana untuk mendukung pembinaan literasi Al-Qur’an di wilayah yang belum memiliki TPA.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

