Pemberdayaan Masyarakat melalui Inovasi Pembuatan Sabun Cuci Piring dengan Pemanfaatan Bahan Alami
Keywords:
Pemberdayaan masyarakat, sabun cuci piring, ibu rumah tangga, Asset-Based Community DevelopmentAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 79 UIN Alauddin Makassar di Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, dengan sasaran ibu rumah tangga. Observasi awal dan wawancara menunjukkan bahwa masyarakat belum pernah memperoleh pelatihan pembuatan sabun cuci piring secara mandiri. Kegiatan bertujuan memperkenalkan pengetahuan dan keterampilan dasar pembuatan sabun cuci piring melalui pemanfaatan bahan yang relatif mudah diperoleh di lingkungan sekitar. Kegiatan dilaksanakan pada 5 September 2026 di rumah Kepala Desa Kalebarembeng dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui edukasi, demonstrasi, praktik, diskusi, dan tanya jawab. Kegiatan diikuti oleh 20 ibu rumah tangga. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan, persiapan, pengenalan bahan dan alat, demonstrasi pencampuran dan pengadukan, praktik peserta, serta evaluasi melalui observasi dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa demonstrasi terlaksana sesuai tahapan yang dipersiapkan, peserta terlibat dalam rangkaian kegiatan, dan produk sabun cuci piring berhasil dihasilkan. Peserta memperoleh pengalaman awal dalam mengenali bahan, mengikuti urutan proses, melakukan pengadukan, dan memahami tahap pengemasan. Karena evaluasi tidak menggunakan pretest dan posttest serta tidak disertai pengujian kualitas produk, kegiatan ini belum dapat digunakan untuk menyimpulkan besarnya peningkatan pengetahuan, keterampilan, atau keamanan produk secara kuantitatif. Kegiatan menjadi langkah awal pemberdayaan yang dapat dikembangkan melalui evaluasi dan pendampingan lanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

