Sosialisasi Anti-Perundungan sebagai Upaya Preventif untuk Mewujudkan Lingkungan Sekolah yang Aman dan Inklusif: Studi Kasus di SD Inpres Teladan Merpati

Authors

  • Nur Syamsiah
  • Nirmala
  • Iffa Aulia
  • Ismawati Ema Seraya
  • Nadiyah Putri Hamidah
  • Sitti Rahmah Said
  • Najmatullah Suwandi
  • Ananda Salsabilah
  • Nur Awalia
  • Ahmad Fauzan Irfan
  • Setiawan Setyo Prayoga

Keywords:

anti-perundungan, lingkungan sekolah, peserta didik, sosialisasi

Abstract

Perundungan merupakan masalah di lingkungan sekolah yang dapat mengganggu kesejahteraan sosial-emosional peserta didik dan kenyamanan proses belajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman awal kepada peserta didik mengenai pengertian, bentuk, dampak, serta cara mencegah dan melaporkan perundungan, sekaligus mendorong sikap saling menghargai. Kegiatan dilaksanakan pada 21 September 2026 di SD Inpres Teladan Merpati, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, oleh mahasiswa KKN Angkatan 79 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Pelaksanaan mencakup observasi dan koordinasi dengan pihak sekolah, persiapan materi dan media, sosialisasi melalui pemaparan, tanya jawab, diskusi sederhana serta contoh situasi yang dekat dengan keseharian siswa, dan evaluasi melalui pertanyaan serta pengamatan partisipasi. Hasil evaluasi kualitatif menunjukkan bahwa sebagian besar siswa dapat menjelaskan pengertian perundungan, mengenali bentuk fisik, verbal, dan sosial, menyebutkan dampak terhadap korban, serta mengidentifikasi guru atau pihak sekolah sebagai tempat melapor. Siswa juga menunjukkan respons positif terhadap ajakan untuk menghargai teman dan menolak pengucilan. Karena evaluasi tidak menggunakan pengukuran kuantitatif sebelum dan sesudah kegiatan, hasil ini menunjukkan pemahaman awal dan respons selama kegiatan, bukan bukti besaran peningkatan atau perubahan perilaku jangka panjang. Sosialisasi dapat menjadi langkah awal pencegahan yang perlu dilanjutkan melalui keterlibatan sekolah, guru, siswa, dan orang tua.

Downloads

Published

2026-10-15