Pemberdayaan Spiritualitas Masyarakat melalui Pembagian Buku Doa Harian dan Kajian Moderasi Beragama di Kelurahan Ballasaraja

Authors

  • Wahida Rahim
  • Andi Nur Azizah
  • Andriyanto Nasrin
  • Fathurrahman La Iha
  • Fitrezkiyani
  • Multazam
  • Musdalifa
  • Nur Ihsanul
  • Rezky Triananda Sofyan
  • Salwa Novianti
  • Thursinah Arif Maulana

Keywords:

buku doa harian, kajian keagamaan, moderasi beragama, partisipasi masyarakat, pengabdian kepada masyarakat

Abstract

Rendahnya kehadiran masyarakat di masjid pada waktu salat magrib dan isya menjadi dasar pelaksanaan program “Do’a Setiap Langkah” oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 79 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar di Kelurahan Ballasaraja, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba. Program ini menggabungkan penyediaan media doa untuk penggunaan mandiri dan kajian tatap muka bertema moderasi beragama. Kegiatan meliputi penyusunan, pencetakan, dan pembagian 250 buku doa harian kepada masyarakat serta lima kali kajian di lima masjid yang mewakili tiap lingkungan. Identifikasi kebutuhan dilakukan melalui observasi dan wawancara awal dengan tokoh masyarakat serta pengurus masjid. Evaluasi kegiatan menggunakan observasi partisipatif, lembar observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif deskriptif berdasarkan jumlah kehadiran dan keaktifan jamaah. Hasil pengamatan menunjukkan perubahan kategori partisipasi dari rendah pada sesi pertama, menjadi sedang pada sesi kedua dan ketiga, lalu tinggi pada sesi keempat dan kelima. Pada sesi-sesi akhir, jamaah lebih aktif dalam tanya jawab dan diskusi. Sejumlah pengurus masjid juga berinisiatif menyusun jadwal kajian mingguan secara mandiri setelah program berakhir. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi media doa dan kajian berbasis masjid berpotensi mendukung partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan. Namun, karena data kuantitatif jumlah jamaah dan pengukuran sikap sebelum-sesudah tidak tersedia, hasil kegiatan ditafsirkan sebagai perubahan partisipasi yang teramati, bukan bukti kuantitatif peningkatan spiritualitas atau toleransi.

Downloads

Published

2026-10-13

Most read articles by the same author(s)