Sistem Informasi - Pengabdian Masyarakat, Penerapan Penelitian https://sipar.sin.fst.uin-alauddin.ac.id/index.php/sipar <p>Sistem Informasi - Pengabdian Masyarakat, Penerapan Penelitian merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang dikelola oleh Prodi Sistem Informasi Universitas Islam Negeri Alauddin dengan proses peer review. Menerbitkan artikel kegiatan pengabdian pada masyarakat bidang sains dan teknologi.</p> <p>Sistem Informasi - Pengabdian Masyarakat, Penerapan Penelitian terbit empat kali setahun pada Januari, April, Juli dan Oktober. Artikel yang telah terbit dapat diunduh secara gratis, dibaca dan disebarluaskan sebagai rujukan artikel selanjutnya. Paper disubmit secara daring dengan melakukan registrasi terlebih dahulu di website ini atau dapat dikirimkan via email jurnal.sipar@uin-alauddin.ac.id dengan mengikuti Template dan Panduan Penulisan.</p> en-US adhy.rizaldy@uin-alauddin.ac.id (Adhy Rizaldy) adhy.rizaldy@uin-alauddin.ac.id (Raisza ) Thu, 15 Oct 2026 01:08:53 +0000 OJS 3.3.0.6 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Sosialisasi Anti-Perundungan sebagai Upaya Preventif untuk Mewujudkan Lingkungan Sekolah yang Aman dan Inklusif: Studi Kasus di SD Inpres Teladan Merpati https://sipar.sin.fst.uin-alauddin.ac.id/index.php/sipar/article/view/127 <p>Perundungan merupakan masalah di lingkungan sekolah yang dapat mengganggu kesejahteraan sosial-emosional peserta didik dan kenyamanan proses belajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman awal kepada peserta didik mengenai pengertian, bentuk, dampak, serta cara mencegah dan melaporkan perundungan, sekaligus mendorong sikap saling menghargai. Kegiatan dilaksanakan pada 21 September 2026 di SD Inpres Teladan Merpati, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, oleh mahasiswa KKN Angkatan 79 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Pelaksanaan mencakup observasi dan koordinasi dengan pihak sekolah, persiapan materi dan media, sosialisasi melalui pemaparan, tanya jawab, diskusi sederhana serta contoh situasi yang dekat dengan keseharian siswa, dan evaluasi melalui pertanyaan serta pengamatan partisipasi. Hasil evaluasi kualitatif menunjukkan bahwa sebagian besar siswa dapat menjelaskan pengertian perundungan, mengenali bentuk fisik, verbal, dan sosial, menyebutkan dampak terhadap korban, serta mengidentifikasi guru atau pihak sekolah sebagai tempat melapor. Siswa juga menunjukkan respons positif terhadap ajakan untuk menghargai teman dan menolak pengucilan. Karena evaluasi tidak menggunakan pengukuran kuantitatif sebelum dan sesudah kegiatan, hasil ini menunjukkan pemahaman awal dan respons selama kegiatan, bukan bukti besaran peningkatan atau perubahan perilaku jangka panjang. Sosialisasi dapat menjadi langkah awal pencegahan yang perlu dilanjutkan melalui keterlibatan sekolah, guru, siswa, dan orang tua.</p> Nur Syamsiah, Nirmala, Iffa Aulia, Ismawati Ema Seraya, Nadiyah Putri Hamidah, Sitti Rahmah Said, Najmatullah Suwandi, Ananda Salsabilah, Nur Awalia, Ahmad Fauzan Irfan, Setiawan Setyo Prayoga Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://sipar.sin.fst.uin-alauddin.ac.id/index.php/sipar/article/view/127 Thu, 15 Oct 2026 00:00:00 +0000 Digitalisasi Pembayaran UMKM Desa Salohe: Pendampingan Pembuatan QRIS dalam Perspektif Maqashid Syariah untuk Peningkatan Inklusi Keuangan https://sipar.sin.fst.uin-alauddin.ac.id/index.php/sipar/article/view/130 <p>Kesenjangan adopsi pembayaran digital masih menjadi tantangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah perdesaan. Survei awal terhadap tujuh pelaku UMKM di Desa Salohe, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, menunjukkan bahwa enam pelaku belum pernah menggunakan pembayaran digital, sedangkan satu pelaku telah mengetahui QRIS tetapi belum mendaftarkan usahanya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi pelaku UMKM dalam pembuatan dan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) serta menelaah relevansinya dengan prinsip maqashid syariah. Kegiatan dilaksanakan pada 13 Agustus–23 September 2026 melalui empat tahapan, yaitu survei kebutuhan, sosialisasi program, pendampingan pendaftaran melalui DANA Bisnis, serta pelatihan dan pendampingan penggunaan. Dari tujuh UMKM yang disurvei, tiga berhasil menyelesaikan pendaftaran dan verifikasi QRIS. Empat lainnya belum mengaktifkan QRIS karena kendala dokumen identitas atau pilihan untuk tetap menggunakan transfer bank manual dan uang tunai. Tiga pelaku yang memiliki akun aktif mengikuti simulasi penerimaan pembayaran, pemeriksaan notifikasi, dan pengecekan riwayat transaksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan teknis dapat membantu sebagian pelaku usaha mengakses pembayaran digital, meskipun adopsi belum merata. Dalam perspektif maqashid syariah, riwayat transaksi digital berpotensi mendukung perlindungan harta (hifz al-mal), sedangkan perluasan kesempatan mengakses layanan pembayaran mencerminkan orientasi keadilan (al-‘adl). Namun, kegiatan ini tidak mengukur perubahan pendapatan atau inklusi keuangan pada tingkat populasi.</p> Andi Jahnur Itsnaieni Kaffah, Hikma Ramadhani, Nur Indah Sari, Aulia Haerunnisa, Munawarah, Muhammad Fahrul, Najmi Raehani, Nasrullah, Gita, Nursalam Copyright (c) 2026 Sistem Informasi - Pengabdian Masyarakat, Penerapan Penelitian https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://sipar.sin.fst.uin-alauddin.ac.id/index.php/sipar/article/view/130 Fri, 16 Oct 2026 00:00:00 +0000 Edukasi dan Pendampingan Belajar Siswa Sekolah Dasar untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Penguatan Karakter di Desa Batukaropa, Kabupaten Bulukumba https://sipar.sin.fst.uin-alauddin.ac.id/index.php/sipar/article/view/128 <p>Keterbatasan tenaga pendidik, media pembelajaran, dan pendampingan belajar di rumah menjadi tantangan pembelajaran bagi sebagian siswa SD Negeri 88 Batukaropa, Desa Batukaropa, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba. Artikel ini mendeskripsikan pelaksanaan program KKN Mengajar sebagai bentuk edukasi dan pendampingan belajar untuk mendukung motivasi belajar serta penguatan karakter siswa sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan pada 24 Agustus–5 September 2026 dengan sasaran siswa kelas I–VI serta guru dan kepala sekolah. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan informasi melalui observasi partisipatif, dokumentasi, dan wawancara. Program meliputi pendampingan pembelajaran di kelas, bimbingan belajar tambahan, permainan edukatif dan <em>ice breaking</em>, pembiasaan karakter dan nilai keislaman, serta penggunaan papan bintang sebagai media apresiasi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa siswa tampak lebih aktif merespons pertanyaan dan antusias mengikuti pembelajaran, sementara partisipasi dalam bimbingan belajar bertambah selama kegiatan berlangsung. Pembiasaan doa, sopan santun, disiplin, dan menjaga kebersihan juga diterapkan dalam rutinitas belajar. Media pembelajaran yang dibuat diserahkan kepada pihak sekolah untuk digunakan kembali. Temuan ini bersifat deskriptif dan tidak didasarkan pada pengukuran kuantitatif sebelum dan sesudah kegiatan. Program KKN Mengajar dapat menjadi dukungan tambahan bagi pembelajaran di sekolah, dengan keberlanjutan yang memerlukan keterlibatan guru dan pendampingan keluarga.</p> Muh Akhdan Mufri, Zulhikmah, Mutmainnah, Novia Maretha Sahib, Sitti Nur Aulia Azzahra, Nurul Zazqia, Dimas Nurrahman, Yulia Rahman, Ainy Fani Amalia, Annisa Rahmawati, Rahmawati Haruna, Riadil Jannah Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://sipar.sin.fst.uin-alauddin.ac.id/index.php/sipar/article/view/128 Thu, 15 Oct 2026 00:00:00 +0000 Festival Islami sebagai Media Penguatan Karakter Keislaman Siswa Sekolah Dasar di Desa Mangindara, Kabupaten Takalar https://sipar.sin.fst.uin-alauddin.ac.id/index.php/sipar/article/view/129 <p>Pendidikan pada jenjang sekolah dasar tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter keislaman melalui pengalaman belajar dan praktik langsung. Berdasarkan observasi di Desa Mangindara, diperlukan kegiatan keagamaan yang menarik dan partisipatif agar siswa memiliki ruang untuk mengembangkan kemampuan keagamaan serta keberanian tampil. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menyediakan pengalaman belajar keislaman melalui Festival Islami yang memadukan hafalan doa harian, praktik salat, dan penyampaian pesan keislaman melalui pildacil. Kegiatan dilaksanakan pada 18–20 September 2026 di Desa Mangindara, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar. Naskah sumber menyebutkan jumlah peserta sebanyak 65 siswa pada bagian abstrak dan metode, tetapi 59 siswa pada bagian kesimpulan; jumlah akhir peserta perlu dikonfirmasi. Tahapan kegiatan meliputi observasi dan identifikasi kebutuhan, perencanaan, pembekalan, pelaksanaan perlombaan, penilaian, dan evaluasi. Hasil pelaksanaan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperagakan hafalan doa, tata cara salat, serta kemampuan menyampaikan pesan keislaman. Kegiatan juga menyediakan ruang interaksi antara siswa, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata, dan masyarakat. Namun, data skor atau rekapitulasi penilaian tidak disajikan secara rinci sehingga perubahan kemampuan peserta belum dapat diukur secara kuantitatif. Festival Islami dapat dipandang sebagai sarana pengalaman belajar keagamaan yang mengintegrasikan pengetahuan, praktik ibadah, adab, dan keberanian tampil.</p> Adlan Khalid, Nabila Rahmawati, Hany Khaylila Hasbullah, Anggun Sri Muliana, Amelia Resky Utami, Amelia Zubair, Amanda, Fifi Natacia, Fauzan, Muhammad Anshar, Faisal Akib Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://sipar.sin.fst.uin-alauddin.ac.id/index.php/sipar/article/view/129 Thu, 15 Oct 2026 00:00:00 +0000