Penyediaan Tungku Pembakaran Sampah Sebagai Alternatif Pengelolaan Sampah Anorganik yang Dapat Dibakar di Desa Bontocini
Keywords:
sampah anorganik, tungku pembakaran, pengelolaan sampah, desa bontociniAbstract
Pengelolaan sampah yang dapat dibakar menjadi salah satu persoalan lingkungan di Desa Bontocini, Kabupaten Jeneponto. Jauhnya lokasi bunker sampah dari permukiman mendorong sebagian masyarakat membuang sampah di selokan atau membakarnya di bahu jalan sehingga abu pembakaran berpotensi terbawa angin dan kendaraan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menyediakan alternatif tempat pembakaran yang lebih terarah melalui penyediaan tungku serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 79 dengan pendekatan kolaboratif melalui identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan mencakup gotong royong membersihkan jalan poros Desa Bontocini dan penyediaan empat tungku pada lokasi yang telah ditentukan bersama masyarakat. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi, wawancara sederhana, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa praktik pembakaran sampah di bahu jalan mulai berkurang, masyarakat mulai mengumpulkan sampah pada tungku sebelum pembakaran, dan kondisi jalan poros menjadi lebih bersih setelah gotong royong. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penyediaan fasilitas yang disertai keterlibatan masyarakat dapat menjadi langkah awal untuk mengarahkan pengelolaan sampah di tingkat desa. Namun, keberlanjutan pemanfaatan tungku tetap memerlukan pendampingan, perawatan, dan kerja bakti rutin.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

