Digitalisasi Desa Lebang Manai Berbasis Google Maps sebagai Upaya Peningkatan Aksesibilitas dan Transparansi Informasi Publik
Keywords:
Digitalisasi Desa, Google Maps, Pemetaan Spasial, Desa Lebang Manai, Transparansi InformasiAbstract
Digitalisasi informasi spasial desa diperlukan untuk memperluas akses terhadap informasi publik dan memudahkan pihak luar menemukan fasilitas serta potensi ekonomi lokal. Desa Lebang Manai memiliki fasilitas pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan usaha masyarakat, tetapi sebagian lokasi belum memiliki visibilitas yang memadai pada platform pemetaan digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memetakan dan mengintegrasikan titik lokasi prioritas Desa Lebang Manai ke dalam Google Maps melalui pendekatan Participatory GIS (PGIS). Pelaksanaan berlangsung selama tiga minggu melalui tahap persiapan, pengumpulan data lapangan, pengolahan dan digitalisasi data, serta validasi dan pendampingan. Data yang dikumpulkan mencakup koordinat geografis, dokumentasi foto, dan atribut lokasi seperti nama resmi, kategori, alamat, kontak, dan jam operasional. Ketika konektivitas tidak memadai, pencatatan dilakukan menggunakan aplikasi pemetaan dan GPS secara luring, kemudian disinkronisasikan saat jaringan tersedia. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa fasilitas pemerintahan dan publik, sarana pendidikan dan kesehatan, serta sejumlah UMKM telah dipetakan dan dilengkapi atribut, kemudian diverifikasi bersama perangkat desa atau pemilik usaha. Kegiatan ini menghasilkan basis informasi geospasial yang lebih terstruktur dan dapat diakses melalui Google Maps, sekaligus mendukung kemudahan navigasi dan visibilitas informasi desa. Pendekatan partisipatif dan strategi pemetaan luring menjadi solusi praktis untuk menghadapi keterbatasan jaringan dan literasi digital dalam pengelolaan informasi spasial desa.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

