Pemberdayaan Masyarakat Desa Lasiai Berbasis Kebutuhan Lokal: Integrasi Pemetaan Administrasi, Edukasi Anti-Perundungan, dan Pembinaan Keagamaan
Keywords:
Desa Lasiai, peta administrasi, perundungan, pembinaan keagamaanAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Lasiai, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, disusun berdasarkan kebutuhan lokal pada aspek informasi kewilayahan, pendidikan karakter, dan pembinaan keagamaan anak. Program menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif, koordinatif, sosial-kemasyarakatan, dan berbasis kebutuhan dengan melibatkan pemerintah desa, sekolah, pengelola Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), tokoh masyarakat, dan masyarakat. Program utama meliputi pengadaan peta administrasi desa, edukasi anti-perundungan, dan Festival Anak Shaleh, yang didukung pendampingan pembelajaran di dua sekolah dasar dan pembinaan TPA. Hasil kegiatan menunjukkan tersedianya satu peta administrasi Desa Lasiai yang disusun dan diserahkan kepada pemerintah desa, terlaksananya edukasi anti-perundungan di SDN 36 Lasiai pada 26 Agustus 2026, pendampingan pembelajaran di dua sekolah dasar, pendampingan pembelajaran di seluruh TPA, serta Festival Anak Shaleh pada 11–12 September 2026 dengan empat cabang kegiatan. Evaluasi dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui observasi, catatan lapangan, dokumentasi, diskusi internal, koordinasi, dan peninjauan langsung. Secara keseluruhan, kegiatan menghasilkan luaran yang dapat dimanfaatkan mitra pada aspek informasi desa, pendidikan, dan pembinaan keagamaan serta menyediakan dasar bagi keberlanjutan program sesuai kebutuhan lokal.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

