Peningkatan Aksesibilitas Informasi Wilayah Melalui Pembuatan Penanda Dusun di Desa Bulukamase
Keywords:
Batas Dusun, Desa Bulukamase, Gotong Royong, Navigasi Spasial, Pemetaan PartisipatifAbstract
Desa Bulukamase memiliki wilayah geografis yang luas, tetapi belum dilengkapi infrastruktur navigasi yang memadai. Kondisi tersebut menyulitkan pendatang dan pengantar logistik dalam mengenali lokasi enam dusun dan batas wilayahnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kejelasan informasi spasial melalui pembuatan dan pemasangan papan penanda batas dusun. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pemetaan partisipatif dan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, diskusi bersama pemerintah desa dan tokoh masyarakat, pengadaan material kayu dari pengrajin lokal, perancangan dan pengerjaan oleh mahasiswa KKN, serta pemasangan secara gotong royong. Penanda batas dipasang pada enam titik perbatasan dusun pada 8–10 September 2026. Evaluasi pascakegiatan dilakukan melalui wawancara dan diskusi informal dengan perangkat desa serta beberapa warga. Hasil evaluasi tersebut menunjukkan bahwa keberadaan penanda dipandang membantu memperjelas informasi wilayah dan memudahkan navigasi. Kegiatan juga melibatkan masyarakat dalam proses pemasangan dan memanfaatkan sumber daya lokal berupa pengrajin kayu. Keberlanjutan program diarahkan melalui perawatan oleh pemerintah desa dan masyarakat serta rencana penggunaan bahan yang lebih permanen apabila penanda kayu mengalami kerusakan.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

