Pengembangan Potensi Anak melalui Festival Takwa dan Generasi Ceria (Festara) di Desa Bontolebang
Keywords:
Festara, potensi anak, pendidikan keagamaan, pengabdian kepada masyarakatAbstract
Kegiatan Festival Takwa dan Generasi Ceria (Festara) dilaksanakan sebagai respons terhadap kebutuhan akan ruang kegiatan keagamaan yang melibatkan anak-anak di Desa Bontolebang, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto. Berdasarkan observasi lapangan dan wawancara dengan masyarakat, kegiatan keagamaan yang melibatkan anak dinilai masih jarang dilakukan, sementara siswa menunjukkan antusiasme dalam kegiatan pembelajaran yang sebelumnya dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Festara bertujuan menyediakan wadah bagi anak untuk menampilkan dan mengembangkan potensi dalam bidang keagamaan sekaligus memberi pengalaman berpartisipasi, berkreasi, dan tampil di depan orang lain. Kegiatan dilaksanakan pada 20 September 2026 dengan melibatkan 69 siswa kelas 2–6 dari UPT SDN 06 Bontolebang dan UPT SDN 21 Kelara, dengan rentang usia 7–12 tahun. Rangkaian kegiatan meliputi persiapan dan koordinasi dengan pemerintah desa, tokoh agama, pengurus masjid, dan masyarakat; pendataan peserta; serta perlombaan azan, sambung ayat, pidato cilik, dan mewarnai. Informasi pelaksanaan dihimpun melalui observasi, wawancara, dokumentasi, daftar hadir, dan lembar penilaian juri. Hasil pengamatan menunjukkan antusiasme peserta dan dukungan positif dari pemerintah desa serta masyarakat. Karena tidak tersedia pengukuran sebelum dan sesudah kegiatan, perubahan kemampuan peserta tidak dapat dinyatakan secara kuantitatif. Festara dapat dipandang sebagai ruang pembinaan keagamaan dan partisipasi anak yang berpotensi dilanjutkan secara berkelanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

