Pemanfaatan Tongkol Jagung Menjadi Briket sebagai Inovasi Energi Alternatif di Desa Baruga, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng
Keywords:
tongkol jagung, briket biomassa, energi alternatif, limbah pertanian, pengabdian masyarakatAbstract
Pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan baku energi alternatif dapat meningkatkan nilai guna sumber daya lokal sekaligus membuka peluang pengelolaan limbah yang lebih produktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Baruga, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng, sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Alauddin Makassar tahun 2026. Kegiatan berangkat dari belum optimalnya pemanfaatan tongkol jagung di lingkungan masyarakat dan bertujuan memperkenalkan pengolahannya menjadi briket. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, sosialisasi, demonstrasi, praktik/pengamatan langsung, serta evaluasi kualitatif melalui observasi dan dokumentasi. Peserta berjumlah kurang lebih 20 orang. Tahapan pembuatan briket mencakup pembakaran tongkol jagung hingga menjadi arang, pendinginan, penghalusan, pembuatan perekat kanji, pencampuran, pencetakan, dan pengeringan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti demonstrasi dan memperoleh pengalaman praktis mengenai tahapan pembuatan briket. Kegiatan juga menghasilkan briket berbahan tongkol jagung dengan perekat kanji. Evaluasi yang tersedia bersifat deskriptif dan tidak menggunakan pengukuran sebelum-sesudah ataupun pengujian laboratorium, sehingga perubahan pengetahuan secara kuantitatif dan mutu energi produk belum dapat ditentukan. Kegiatan ini menjadi langkah awal pengenalan teknologi sederhana untuk memanfaatkan limbah pertanian; pengembangan berikutnya memerlukan pendampingan dan pengujian kualitas briket.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

