Pengolahan Ampas Tebu Menjadi Kerupuk untuk Pemanfaatan Limbah dan Pengembangan Potensi Ekonomi Masyarakat Desa Balangtanaya, Kecamatan Polombangkeng Timur

Authors

  • Nadirah Aprilia Kayyirah
  • Iin Indriani Syafri
  • Muhammad Fauzan Ali
  • Nur Adilah Istiani
  • Nurannida Syahrani Said
  • Nayla Amaliah Putri
  • Zakiyah Khairunnisa
  • Nur Rifqi Wahyudi
  • Rian Saputra
  • Syahriani

Keywords:

ampas tebu, kerupuk, pemanfaatan limbah, pemberdayaan masyarakat, UMKM

Abstract

Ampas tebu yang dihasilkan dari produksi minuman sari tebu di Desa Balangtanaya, Kecamatan Polombangkeng Timur, Kabupaten Takalar, belum dimanfaatkan secara optimal dan cenderung dibuang atau dibiarkan menumpuk. Kondisi tersebut menimbulkan persoalan kebersihan sekaligus menunjukkan belum dimanfaatkannya potensi nilai tambah dari limbah tersebut. Kegiatan pengabdian melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan mengenalkan dan melatih masyarakat mengolah ampas tebu menjadi kerupuk. Kegiatan dilaksanakan pada 17 September 2026 di Aula Desa Balangtanaya dan diikuti sekitar 30 orang yang berasal dari kelompok ibu-ibu PKK dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Metode kegiatan meliputi persiapan, sosialisasi, demonstrasi dan praktik pengolahan, diskusi, serta pendampingan pengemasan dan pelabelan. Pengolahan dilakukan melalui pencucian, pengeringan, penghalusan, pencampuran dengan tepung tapioka dan bumbu, perebusan, pemotongan, penjemuran, dan penggorengan. Produk yang dihasilkan memiliki tekstur renyah dengan cita rasa dan aroma bawang putih yang kuat. Berdasarkan observasi pelaksanaan, peserta dapat mengikuti tahapan praktik dan menunjukkan ketertarikan untuk mengembangkan produk secara mandiri sebagai usaha rumahan. Evaluasi bersifat deskriptif dan tidak menggunakan pengukuran kuantitatif sebelum dan sesudah kegiatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan pengolahan ampas tebu dapat menjadi langkah awal pemanfaatan limbah berbasis potensi lokal; keberlanjutan dan dampak ekonominya masih memerlukan pendampingan serta evaluasi lanjutan.

Downloads

Published

2026-10-13

Most read articles by the same author(s)