EduVenture: Pendampingan Belajar, Sosialisasi Anti-Bullying, dan Eksperimen Sains Sederhana bagi Siswa Sekolah Dasar di Desa Manjapai
Keywords:
pengabdian kepada masyarakat, anti-bullying, eksperimen sains, sekolah dasar, EduVentureAbstract
Sekolah dasar di Desa Manjapai, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, memerlukan dukungan pendampingan belajar yang lebih interaktif, penguatan pemahaman mengenai perundungan, dan pengalaman belajar sains yang melibatkan praktik langsung. Program EduVenture dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada 31 Agustus–18 September 2026 di SD Negeri Karebasse dan SD Negeri Kaluarrang. Kegiatan meliputi pendampingan mengajar di kelas, sosialisasi anti-perundungan bertema “Berani Baik, Berani Peduli”, serta eksperimen sains sederhana berupa pembuatan es krim menggunakan es batu dan garam serta balon mengembang melalui reaksi soda kue dan cuka. Pelaksanaan menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman dengan diskusi, permainan, demonstrasi, dan praktik kelompok. Data dikumpulkan melalui observasi, catatan lapangan, wawancara informal, serta dokumentasi foto dan video, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa tampak lebih aktif dan antusias dalam pembelajaran, mampu mengenali batas antara bercanda dan tindakan yang menyakiti, berani menyampaikan atau melaporkan perlakuan yang tidak baik, serta menunjukkan rasa ingin tahu yang lebih besar terhadap kegiatan sains. Pihak sekolah juga memberikan tanggapan positif terhadap program. Temuan tersebut menunjukkan bahwa integrasi pendampingan akademik, penguatan karakter, dan eksperimen sains dapat menjadi bentuk kegiatan pengabdian yang kontekstual, meskipun dampak program belum diukur secara kuantitatif.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

